Apakah itu Firman? Untuk apa aku mengenal Firman Tuhan?

Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah."
Yohanes 1:12 "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya"

Minggu, 13 September 2009

Tangan-Nya Mengangkatku (Mazmur 37:23-28)

Iman seorang gadis yang berkomitmen mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan sedang diuji tatkala ia berkenalan dengan seorang pria yang juga mengaku mengasihi Tuhan. Diawal perkenalan si gadis merasa cocok dan terbangun semangatnya karena pria itu selalu mendukungnya. Setelah beberapa bulan berjalan, si gadis mulai menjauh dari Tuhan. Dulu si gadis gemar berdoa, tapi kini bayang-bayang pemuda itu selalu berhasil merebut perhatian dan waktu yang dipakainya untuk berdoa. Dulu si gadis sangat anti dengan topik yang menjurus kepada ketidakkudusan, tetapi lambat laun ia mulai ikut-ikutan menikmatinya. Dulu si gadis begitu bersemangat melayani, kini ia menghindar karena merasa bahwa ia punya hak untuk menggunakan waktu menurut keinginannya sendiri. Beberapa waktu kemudian si gadis merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya dan ia menyadari penyebabnya. Di beberapa kesempatan ia mencoba untuk melepaskan diri dari kuatnya pengaruh pria yang sudah menghampiri hidupnya, tetapi tiap kali godaan itu terasa lebih kuat dan membuatnya kembali terhempas. Batin si gadis menjerit, ia sangat menginginkan damai sejahtera dari Yesus kembali memenuhi hidupnya.

Disuatu siang, di sebuah ibadah si gadis berkata, "Tuhan Yesus, aku tidak mengerti bagaimana harus keluar dari lingkaran setan ini. Tolonglah aku!" Seketika pikirannya Tuhan bawa kepada suatu suasana yang lain, dimana ia bersama pria yang dicintainya itu sedang asyik bermain di sungai yang terlihat jernih dan tenang. Mereka terus bermain tanpa menyadari bahwa mereka terbawa arus sungai. Si gadis mulai merasa bahwa aliran itu semakin deras dan mendorongnya begitu kuat. Kemudian ia mendengar desau air, kini ia sadar bahwa mereka hampir sampai ditepi air terjun. Si gadis bingung dan ketakutan, sementara pria pujaannya berenang menjauhi tepian air terjun dan meninggalkannya yang tak berdaya. Ditengah keputusasaan si gadis berteriak, "Tuhan tolong aku.... aku takut...." Saat ia terjatuh, tiba-tiba ada tangan besar dan kuat yang mengangkatnya sehingga ia tidak terjun bersama air yang dibawahnya ada batu-batu besar yang mencelakakannya. Kemudian tangan itu membawanya ke tempat yang tenang dan memeluknya. Saat itulah ia kembali merasakan damai sejahtera yang selama ini dirindukannya. "Tenanglah anak-Ku, Aku selalu menolongmu. Aku mendengar seruanmu." Itulah tutur kata dari Penolongnya. Ketika ia melihat wajah Penolongnya itu, ia sangat mengenalnya. Pria yang mengangkatnya adalah Yesus yang dikasihinya. Siang itu Yesus mengangkat si gadis dari keterpurukannya.

Setiap orang percaya seringkali jatuh kedalam dosa, tetapi Tuhan takkan pernah membiarkannya tergeletak binasa didalam dosa itu. Dia akan mengangkat anak yang dikasihi-Nya tatkala anak-Nya itu berteriak memohon pertolongan-Nya (Mzm 37:24). Bangkitlah, bertobatlah, kuatkan dan teguhkan hati kita. Karena tangan Tuhan siap mengangkat kita!

Putuskan hubungan apapun yang menjauhkan Anda dari Tuhan. Hidup tanpa Dia berarti binasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar